Berkas Dugaan Korupsi Dana RTG di Desa Sigerongan Lingsar Lengkap

    Berkas Dugaan Korupsi Dana RTG di Desa Sigerongan Lingsar Lengkap

    Mataram NTB - Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi dana pembangunan rumah tahan gempa (RTG) tahun 2018 di Desa Sigerongan, Lombok Barat (Lobar), sudah dinyatakan lengkap atau P-21. Kini penyidik Satreskrim Polresta Mataram sedang menyiapkan proses tahap dua atau pelimpahan barang bukti dan tersangka ke jaksa penuntut umum (JPU). 

    ”Kita agendakan (tahap dua) pekan ini, ” kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Senin (16/5).

    Penyidik sudah mengagendakan pemanggilan tersangka Indrianto selaku bendahara Pokmas Repok Jati Kuning. ”Segera saya tanda tangani surat pemanggilan itu, ” ujarnya.

    Selama proses penyidikan, Indrianto pernah ditahan selama 120 hari di Mapolresta Mataram. Namun berkasnya tak kunjung lengkap. Sehingga dia dilepas dari tahanan. ”Makanya kita lakukan pemanggilan, ” jelasnya.

    UPDATES.CO.ID
    market.biz.id UPDATES.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Diketahui, Pokmas Repok Jati Kuning mendapatkan bantuan Rp 1, 79 miliar untuk 70 kepala keluarga. Pencairannya dilakukan tiga tahap. Tahap pertama disalurkan Rp 500 juta, tahap kedua Rp 750 juta, dan tahap ketiga Rp 90 juta.

    Namun setelah anggaran cair, sejumlah rumah warga yang menerima bantuan tidak dibangun. Sebagian uangnya digunakan untuk keperluan pribadi. ”Dari perhitungan BPKP kerugian negaranya mencapai Rp 459 juta, ” bebernya.

    Kadek Adi mengatakan, kasus ini ditangani sejak tahun 2019. Penanganannya terhambat karena penyidik mengubah berkas. ”Materi kita ubah sesuai petunjuk jaksa, ” kata dia.

    Awalnya penyidik menerapkan pasal 8 atau pasal 12 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Tetapi jaksa meminta menerapkan pasal 2 dan atau pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tipikor. ”Tetapi kini sudah Klir semuanya. Kita tidak ingin lagi kasus ditangani lebih lama. Lebih cepat lebih baik, ” tandasnya.(Adb)

    WARTAMADRASAH.COM
    market.biz.id WARTAMADRASAH.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Mataram
    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi

    Artikel Sebelumnya

    Antisipasi PMK Pada Hewan Ternak, Pasar...

    Artikel Berikutnya

    Hindari Kecelakaan Lalin, Satgas Preemtif...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Efri Yano

    Efri Yano verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: May 2, 2021

    Erlinuddin

    Erlinuddin verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 29, 2021

    Eka Putra

    Eka Putra verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 6

    Registered: Dec 2, 2021

    Aleks Waine

    Aleks Waine verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 35

    Registered: Dec 8, 2021

    Rekomendasi

    Tak Cukup Bukti, Dugaan Kasus TPPO ini Proses Penyelidikannya Dihentikan
    Hadiri Rakornas XV KMHDI Wapres RI dan Gubernur NTB Sampaikan Pesan
    Ombudsman: Sektor Pelabuhan Wajib Hadirkan Standar Pelayanan Publik
    Ombudsman RI Temukan Potensi Maladministrasi Dalam Proses Peralihan Pegawai BRIN
    Wapres RI : Pemerintah Akan Membuat Kebijakan Vaksin Pada Hewan Ternak di Beberapa Daerah

    Ikuti Kami